Jelang Libur Akhir Tahun, MenPAN-RB Ingatkan PNS dan PPPK

Jelang Libur Akhir Tahun, MenPAN-RB Ingatkan PNS dan PPPK

jpnn. com , JAKARTA semrawut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo tahu ASN baik PNS maupun personel pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) menjadi pelopor dalam mencegah transmisi Covid-19. Apalagi menjelang liburan simpulan tahun diprediksikan kasus Covid-19 hendak bertambah.

Mantan menteri di dalam negeri ini mengungkapkan, pemerintah telah melakukan revisi cuti bersama tarikh 2020. Cuti bersama Idulfitri 1441 H digeser ke akhir tarikh dan dikurangi jumlahnya. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan status tanggap darurat Covid-19.

Pengurangan cuti bersama tentunya tidak memengaruhi hak cuti ASN. Namun, pejabat pembina kepegawaian (PPK) diharapkan selektif dalam memberikan izin cuti bagi pegawai agar tidak memajukan mobilitas masyarakat terutama saat hari libur nasional dan cuti berhubungan.

Baca Selalu:

“Hak cuti ASN tetap tersedia, tetapi harus selektif, ” perkataan Menteri Tjahjo, Sabtu (12/12).

Dia menambahkan, instansinya telah menerbitkan berbagai surat edaran untuk memutus rantai penularan Covid-19, terutama di kalangan ASN.

“ASN baik PNS maupun PPPK bisa menjadi pelopor dan teladan dalam memberi mencontoh kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan. ASN harus tetap disiplin menjalankan adat kesehatan. Namun tetap optimal dan produktif dalam memberikan pelayanan, ” terangnya.

Menangkap Juga:

Kebijakan yang diterbitkan KemenPAN-RB menjadi pedoman instansi pemerintah sentral dan daerah dalam mengatur bentuk kerja baru PNS maupun PPPK sesuai dengan status pandemi Covid-19.

Selain penggolongan sistem kerja, KemenPAN-RB juga menyusun pembatasan perjalanan dinas, larangan mudik dan cuti, pembatasan kegiatan tatap muka, hingga pembentukan Crisis Center Covid-19 di masing-masing instansi negeri. Kebijakan disusun berdasarkan arahan presiden dan merujuk pada kebijakan besar gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Author: Eric Nelson