Bukti Habib Rizieq Tidak Hadir Harus Jelas, Sakit Apa?

Bukti Habib Rizieq Tidak Hadir Harus Jelas, Sakit Apa?

jpnn. com , JAKARTA – Imam Besar FPI (Front Pembela Islam)  Habib Rizieq Shihab & menantunya, Hanif Alatas, tidak menutup panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Selasa (1/12).

Habib Rizieq tidak hadir dengan alasan era pemulihan setelah keluar dari RS UMMI, Kota Bogor.

Namun kuasa hukum Habib Rizieq yang datang ke Polda, tidak membawa surat keterangan sejak dokter tentang kondisi kesehatan kliennya itu.

Mengucapkan Juga:

Sedang untuk Hanif Alatas, tidak dijelaskan alasan mengapa tak memenuhi panggilan penyidik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengataka alasan ketidakhadiran Rizieq Shihab dan Hanif Alatas pada panggilan mula-mula tidak patut dan tidak biasa.

Meskipun kedua kuasa hukum dari Rizieq Shihab serta Hanif Alatas menyambangi Polda Metro Jaya untuk menyampaikan alasan ketidakhadiran kedua klinenya itu.

“Dalam aturan perundang-undangan kami ketahui adanya alasan patut dan biasa yang harus kami terima kalau memang itu dinyatakan sakit itu harus ada surat dokter. Cerai-berai disampaikan ke kami dan mampu dipertanggungjawabkan oleh dokternya sakitnya, melempem apa, ” ungkap Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (2/12).

Lebih lanjut, bekas Kapolres Tanjungpinang itu menegaskan secara surat keterangan tersebut penyidik bisa meneliti apakah memang benar ada alasan patut dan wajar.

Namun, surat tersebut tidak ada sama sekali. Sehingga pemeriksa pun melayangkan surat kedua terhadap Habib Rizieq Shihab dan Hanif Alatas, Rabu (2/12).

“Sehingga kami melayangkan kembali tulisan panggilan yang kedua kepada saudara MRS dan HA yang saya jadwalkan untuk bisa hadir di hari Senin (7/12), ” katanya.

Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu berharap biar Rizieq Shihab dan Hanif Alatas bisa hadir untuk memberikan bukti pada Senin (7/12) mendatang.

“Kami harapkan hari Senin nanti, kedua orang MRS serta HA akan bisa hadir. Itu harapan kami dan terlaksana, ” pungkasnya.

Habib Rizieq Shihab dan Hanif Alatas dipanggil sebagai saksi kasus dugaan pengingkaran protokol kesehatan di Petamburan, Negeri Abang, Jakarta Pusat beberapa zaman lalu.

Kasus tersebut telah dinaikkan ke tingkat pemeriksaan setelah dilakukan gelar perkara dan ditemukan adanya unsur pidana. (mcr3/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

Baca Serupa:

Author: Eric Nelson