Buah Relaksasi Program Pemerintah, Penjualan LRT CITY Jatibening Capai 60 Persen

jpnn. com , BEKASI – Pemerintah menganjurkan kebijakan relaksasi Pajak Pembesaran Nilai (PPN) atas rumah tapak dan rumah lapis yang berlangsung selama enam bulan, terhitung sejak satu Maret sampai 31 Agustus 2021.

Properti dengan PPN ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen berlaku untuk vila tapak dan rumah lapis dengan harga jual sempurna senilai Rp2 miliar.

Sementara tersebut, PPN DTP sebesar 50 persen dikenakan untuk pembelian rumah tapak atau susun di atas Rp2 miliar sampai maksimal Rp5 miliar.

Menyuarakan Juga:

Direktur Pemasaran PT Adhi Commuter Kekayaan Indra Syahruzza mengatakan pemberlakuan PPN DTP ini diterapkan untuk LRT City Jatibening yang siap huni.

Selain itu, LRT City juga memberikan promo khusus di kamar April, yakni Subsidi DP, Libur Bayar 1 Tahun, dan free furnish.

“Program PPN nol persen dan promo khusus April ini adalah peluang yang tepat bagi konsumen untuk membeli kekayaan, baik sebagai hunian maupun investasi jangka panjang. Menetapi harga properti di ibu kota makin meningkat serta permintaan juga bertambah, ” ujar Indra.

Baca Juga:

Project Director LRT City Jatibening Windianto menuturkan dampak relaksasi pemerintah plus kalender khusus April ini ialah upaya untuk mengoptimalkan pemasaran di kala pandemi.

“Sejak digaungkan program tersebut, persentase penjualan LRT CITY Jatibening mencapai 60%. Iini adalah masukan program Subsidi DP,   Libur Bayar 1 tarikh dan free furnish betul-betul efektif menggaet konsumen dengan mencari hunian di tempat Bekasi. Kami akan tetap memberikan promo dan penyajian terbaik, ” tuturnya.

Author: Eric Nelson